Kamis, 03 Februari 2011

Kelemahan The Secret dan Kelebihan Mestakung Berdasarkan Energi 5 Elemen

Oleh: Aleysius H. Gondosari*

“Semua prestasi, semua kekayaaan yang diperoleh, bermula dari sebuah gagasan.”

~ Napoleon Hill

Saya tertarik dengan apa yang dikatakan oleh Napoleon Hill dalam kolom Motivasi Dunia di www. AndaLuarBiasa.com Edisi 5 Juli - 12 Juli 2009 yang lalu. Menurut beliau, kita hanya memerlukan satu gagasan yang cemerlang untuk berprestasi dan memperoleh kekayaan. Saya mencoba membandingkannya dengan apa yang tertulis dalam buku The Secret dengan The Law of Attraction, buku Mestakung yang ditulis oleh Profesor Yohanes Surya Ph.D, yang dianalisis dengan metode Energi 5 Elemen.

Dalam buku The Secret dikatakan bahwa The Law of Attraction terdiri dari tiga tahap, yaitu “minta, jawaban, menerima“. Kita cukup menginginkan sesuatu, membayangkan bahwa kita mendapat jawaban dari alam semesta bahwa kita akan memperolehnya, dan kita tinggal menunggu kedatangan apa yang kita inginkan. Alam semesta akan membantu kita mewujudkan apa yang kita inginkan tersebut.

Dalam buku Mestakung yang artinya semesta mendukung, Yohanes Surya mengatakan hal yang agak mirip, yaitu ketika kita melakukan usaha sangat keras atau usaha yang sungguh-sungguh untuk mewujudkan keinginan kita, alam semesta akan bekerja membantu kita. Menurut beliau, ini sesuai dengan hukum fisika. Jadi, ketika kita melakukan usaha yang sungguh-sungguh, alam semesta akan membantu kita, dengan kata lain, kita mengalami Mestakung.

Usaha yang sungguh-sungguh ini disebut oleh beliau sebagai Krilangkun, yaitu kritis, melangkah, dan tekun. Penjelasannya sebagai berikut:

1. Krilangkun 1: Hukum Kritis - Pada setiap kondisi kritis, ada jalan keluar.
2. Krilangkun 2: Langkah - Ketika seseorang melangkah, ia akan melihat jalan keluar.
3. Krilangkun 3: Ketika seseorang tekun melangkah, ia akan mengalami Mestakung.

Di sini kita bisa melihat perbedaan antara The Secret dengan Mestakung, perbedaan antara ‘menunggu‘ dengan ‘melakukan usaha yang sangat keras atau sungguh-sungguh‘.

Bagaimana dengan konsep Energi 5 Elemen (E5E)? Dalam E5E, energi akan mengalir dari atas ke bawah dalam keseimbangan. Untuk mewujudkan sesuatu, perlu energi dari 5 elemen. Gagasan cemerlang berasal dari elemen keenam, yaitu elemen Kesadaran. Ini adalah elemen tempat pusat kesadaran jiwa dan pikiran yang berada di pusat mata di antara kedua alis. Bila kita sedang berpikir dengan penuh perhatian dan konsentrasi, otomatis tangan kita akan terangkat menyentuh dahi. Ini adalah hal yang alami, karena memang pusat berpikir dan kesadaran kita ada di sini.

Pada zaman dahulu, pusat mata ini biasanya ditandai dengan tanda berwarna merah pada dahi. Kita masih bisa melihat tanda pusat mata ini pada dahi penari tari pendet, warisan budaya Indonesia yang saat ini sedang hangat menjadi bahan pembicaraan. Mehmet C. Oz, M.D., dokter terfavorit di Amerika dan pakar kesehatan dalam The Oprah Winfrey Show mengatakan bahwa kita memiliki ‘mata ketiga’ tepat di pusat otak, yaitu pada sensor kelenjar pineal.

Dari elemen Kesadaran, gagasan tadi perlu dibahas, dievaluasi, dan dikonsep agar dapat dimengerti dan disampaikan kepada orang lain. Untuk itu, diperlukan kecerdasan dari energi elemen kelima, yaitu Ether.

Dari elemen Ether, konsep tersebut perlu didesain dengan rasa, keindahan, dan kreativitas. Konsep tersebut perlu ditulis serta ditambahkan ilustrasi berupa gambar-gambar desain yang menarik, yang sesuai dengan selera keindahan konsumen. Ini adalah kemampuan dari energi elemen keempat, yaitu Udara.

Dari elemen Udara, desain yang menarik ini perlu direalisasi. Keinginan dan semangat untuk merealisasikannya merupakan energi dari elemen ketiga, yaitu Api.

Dari elemen Api, usaha dilanjutkan untuk merealisasi desain tersebut, yaitu dengan jalan membangun kerja sama dan relasi dengan pihak lain. Kemampuan kerja sama dan membangun relasi sertai usaha-usaha ini merupakan energi dari elemen kedua, yaitu Air.

Dari elemen Air, usaha tadi dilanjutkan dengan realisasi menjadi sesuatu yang berwujud. Energi untuk merealisasi menjadi sesuatu yang berwujud ini merupakan kemampuan dari elemen Bumi.

5 Elemen pada The Secret dan Mestakung

The Secret hanya menggunakan energi dari dua elemen, yaitu ide dari elemen keenam Kesadaran dan keinginan dari elemen ketiga Api. Energi dari elemen ketiga ini pun tidak terlalu kuat, karena bersifat menunggu dan bukan dalam bentuk usaha yang sungguh-sungguh.

Mestakung menambah dan memperkuat energi elemen-elemen lainnya, yaitu konsep dari elemen kelima Ether, proposal dari elemen keempat Udara, kondisi kritis sehingga harus berusaha sungguh-sungguh dari elemen ketiga Api, usaha yang sungguh-sungguh, membangun kerja sama dan relasi dari elemen kedua Air, dan mewujudkannya menjadi nyata dari elemen pertama Bumi.

Bila kita membaca buku Mestakung, pada awalnya, Yohanes Surya ingin agar ada pelajar Indonesia yang berprestasi dalam Olimpiade Internasional Fisika. Ini adalah gagasan yang cemerlang dari elemen keenam, yaitu elemen Kesadaran.

Selanjutkan, beliau membuat konsep yang dapat dikomunikasikan kepada teman-teman, relasi, dan pemerintah. Ini merupakan langkah lanjutan dari elemen kelima, yaitu elemen Ether.

Dari komunikasi tersebut, konsep ini kemudian dibuat menjadi paket yang menarik, yaitu mempromosikan pelajar Indonesia di mata dunia dengan meraih medali emas Olimpiade Internasional Fisika, dan dilanjutkan dengan cita-cita meraih nobel Fisika. Ini merupakan realisasi dari elemen keempat, yaitu elemen Udara.

Dari sini, muncul keinginan dan semangat dari berbagai pihak untuk mewujudkannya. Ini merupakan realisasi dari elemen ketiga Api.

Kemudian banyak pihak mulai mendukung, yaitu Dr. Mochtar Ryadi dari Lippo Group dan Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, Dr. Anugerah Pekerti dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM, dari rekan-rekan beliau di luar negeri, dari Departemen Pendidikan, dan dari kepala daerah di seluruh Indonesia. Setelah itu, para siswa yang berprestasi dan terpilih dilatih di Lippo Karawaci. Ini merupakan realisasi dari elemen kedua, yaitu Air.

Akhirnya, para siswa bertanding dan berhasil meraih medali emas Olimpiade Fisika di tingkat Asia dan Internasional sehingga mengharumkan nama Indonesia. Ini adalah perwujudan dari elemen pertama, yaitu Bumi.

Di sini terlihat, bahwa Mestakung merupakan pelengkap dari The Secret dengan melengkapi seluruh elemen lainnya terhadap gagasan yang berasal dari elemen keenam. Oleh sebab itu, bila kita ingin mewujudkan gagasan menjadi kenyataan, kita perlu mengaplikasikan kelima elemen ini pada gagasan. Tanpa 5 elemen, gagasan cemerlang akan tetap berupa ide dan tidak akan menjadi kenyataan. Tetapi, seperti yang dikatakan oleh Napoleon Hill, tanpa gagasan, tidak akan ada prestasi dan kekayaan. Jadi, mari kita cari gagasan yang cemerlang sekarang dan wujudkan dengan usaha yang sungguh-sungguh!

Salam Sukses Bahagia![ahg]

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger